Trip to Bangkok - Day 2 {The Giant Swing - Wat Arun}



memang ya akan banyak kejadian yang tidak terduga
salah satunya ketinggalan charger handphone, dan handphone saya sudah mati total, hari kedua ini saya memustuskan untuk  beli charger dulu ke pantip plaza, ini sangat diluar rencana, karena berkunjung ke mall bukan tujuan saya, kecuali MBK :)
dari ratchadamnoen saya naik bus no 2 ke pantip plaza dengan tarif 6,5 baht . saya belum sempat sarapan nih karena masih gambling makanan halal-atau enggak. waktu saya di bangkok lagi banyak sekali demo, dan di democracy monument yang berada di ratchadamnoen road adalah salah satu pusat demonya. jadi rute bus dialihkan. tapi bus masih bisa melintas di democray monument, karena bus putar-putar saya jadi melewati the giant swing (ayunan raksasa, dulunya ayunan ini masih dimainkan di upacara keagamaan dan menimbulkan banyak korban), jadi 1 destinasi sudah dicapai secara kebetulan :)
the giant swing - foto diambil dari dalam bus



sampai di pantip belilah saya hp charger seharga 250 baht sambil numpang ngecharge selama 30 menit di tokonya *lumayan mahal :')


pantip plaza
tujuan wisata hari ini adalah the grand palace , yang kata orang belum pernah ke bangkok kalau belum ke grand palace. dari pantip naik bus no 2 lagi, tapi kali ini free. padahal bus yang sama dengan saya berangkat, dan ada kondekturnya pula, tapi kondekturnya cuma duduk saja dan tidak menagih ongkos.

saya turun di ratchadamnoen dilanjutkan berjalan ke grand palace, oia saya dengar banyak sekali scam di sekitar grand palace, mulai dari supir tuktuk yang bekerja sama dengan orang yang berseragam, yang suka bilang kalau grand palace tutup dan menawarkan tur ke beberapa wat di sekitanya (kamu bisa lihat video scamnya disini), atau supir tutuk yang bilang kalau sekarang adalah tourist day- jadi kamu bisa naik tuk tuk gratis- sampai lady bird yang ada disekitar sanam luang park *depan grand palace* yang menyelipkan jagung di tas kamu dan memaksa kamu bayar dengan harga tidak wajar.
selama saya berjalan-jalan supir tuk-tuk selalu cuek kalau lihat saya, gak pernah saya sekalipun di tawari untuk naik tuk-tuk ataupun di kasih gombalan tipuannya.. gak pernah!! ini bisa jadi karena saya jalan sendirian dan dikira orang lokal, atau saya keliatan kere dan gak sanggup sewa tuktuk... hahaha 
tapi saya sempet berbinar-binar sewaktu lihat banyak burung merpati di salah satu pedestrian di seberang sanam luang, merpatinya banyaaak dan berwarna putih *yaiyalahhh* saya sempat mengeluarkan kamera dan berniat foto disana
sampaii 1 keluarga india didepan saya dipaksa untuk mengambil 1 plastik jagung dari 2 orang ibu-ibu, sampai2 di selipkan di tasnya, untuk kasih makan burung merpatinya.. seketika saya teringat scam lady bird :) .. saya lewat di depan mereka dan benar saja, plastik-plastik jagung tersebut dipaksa diletakkan ditangan saya, saya terus jalan sambil bilang no thanks :)
lady bird

setelah berada di depan kompleks grand palace, banyak sekali warga lokal yang datang  sambil membawa rangkaian bunga, diluar dugaan lagi grand palace TUTUP karena ada upacara keagamaan :) dan hanya boleh orang budha yang masuk untuk sembahyang.. tapi jangan sedih karena objek wisata disekitar grand palace banyak.. jadi kalau grand palace tutup kamu bisa ke wat pho, wat arun, wat rakang atau museum siam.. di dermaga adalah makan siang pertama saya di bangkok, ada label halalnya jadi aman.
roti martaba - 30 baht yang rasanya sama banget sama martabak telor.. tapi saus dan rasanya lebih enak indonesia punyaa

selanjutnya menyebrang ke wat arun dengan menggunakan boat seharga 3 baht saja :)

wat arun dar kejauhan

untuk yang mau ke wat arun kalau bisa jam 4 sore kebawah karena wat arun yang nama lainnya temple of the dawn ini lebih cantik ketika matahari mulai tenggelam dan lampunya menyala.. anggun !! dan juga kamu gak perlu kepanasan ,karena kalau siang hari panasnya sangar!! bayangin aja jalan-jalan di lapangan monas tengah hari - persis.
tiket masuk ke wat arun seharga 50 baht. di wat arun jangan lupa naik tangga hingga kebagian paling atas ya, tangganya sangat curam dan sempit. saya sampai pegangan erat-erat tanpa menoleh ke bawah sedikitpun, naik tangga satu demi satu, sepertinya saya menghabiskan hampir 1 menit untuk naik tangga di wat arun. tapi begitu sampai diatas, pemandangannya membayar semua tangga-tangga curam menyeramkan itu. indahh sekali..... kamu bisa melihat sungai chao phraya yang sedang sibuk dengan boat-boat yang seliweran, grand palace, sampai kamu bisa lihat golden mount dari sini.




suasana di dalam chao phraya express boat. halo pak! ngeliatin aja :p
selesai dari wat arun sudah sore dan saya langsung balik ke penginapan naik chao phraya express boat bendera orange sampai ke phra athit, oia sewaktu naik boat ini saya belum jelas betul cara bayar ongkos untuk naik boat,(di beberapa dermaga kita harus bayar dulu di loket), tetapi waktu pulang tidak ada loket, dan begitu di dalam boat, sang kondektur cuma menyobek-nyobek karcis saja, dan tidak ada penumpang yang kasih uang untuk ongkos, termasuk penumpang-penumpang bule yang naik barengan saya, jadi sewaktu pulang dari tha chan ke phra athit banyak penumpang(kebanyakan bule) dan juga saya yang tidak bayar . hehe

sampai penginapan masih sore.

ini antara masih takut pulang malam sih gara-gara kejadian hari pertama kemarin :)
sampai penginapan langsung bersih-bersih karena sudah lengket banget karena kepanasan dari siang dan sesudah itu beli makanan dan minum di sevel, hihi saya akui belum sama sekali wisata kuliner nih di bangkok. oia kalau kamu ke sevel, produk nori merk tae ko noi jauh lebih murah daripada yang dijual di indomaret/ alfamart di indonesia (yaiyalaah karena thailand adalah asal dimana tae ko noi ini). dan juga ada yang menarik di sevel , sevel di bangkok itu banyak, banyak pakai banget, banyak bangetttt , serius, sampai-sampai kamu bisa lihat 2 sevel dalam 1 jejeran ruko yang sama, bahkan ada yang cuma berselang 1 toko, hihi tapi 2 2 nya tetap saja ramai. di sevel saya sempat memperhatikan oreo, karena ada 2 macam, bukan rasanya yaa. tapi yang 1 pakai aksara thai, dan 1 pakai alfabet biasa, yang aksara thai tidak ada label halalnya, dan tertulis dibuat di thailand, sedangkan yang memakai alfabet biasa ada label halalnya, dan yang membuat saya ketawa adalah oreo tersebut dibuat di indonesia.. hehehe.
senin 12 Mei 2014


Pengeluaran Day 2
day 2 :

bus no 2 (ratchadamnoen - pantip plaza) : 6,5 baht
phone charger at pantip : 250 baht
bus no 2 (pantip - ratchadamnoen ) : FREE
Roti martaba at tha chan pier : 30 Baht
air : 13 baht
boat cross tha chan - wat arun : 3 baht
wat arun : 50 baht
boat cross  : 3 baht
boat to phra athit  : FREE
air  + snack : 38 baht


0 comments:

Post a Comment

 

Google+ Badge

There was an error in this gadget

Meet The Author

enno.andri karena sebelum lupa, memori yang menyenangkan saya tulis di blog ini, banyak foto, cerita yang panjang. selamat membaca :)

MY CRAFT BLOG